Hari Ketiga Dia Pun Bangkit


 Admin Didaktico mengucapkan Selamat Pesta Paskah 2017 (foto : google image)

Seorang pastor yang suka marah-marah mencoba memaknai paskah dengan berhenti marah-marah. Tepat pada hari Jumat Agung, sang pastor membuat sebuah salib. Pada salib tersebut terdapat sebuah tulisan (yang ditulis sendiri pastor tersebut) berbunyi : RIP. Di sini terkubur kemarahanku.

Salib itu ditancapkan di depan rumah pastoran. Sang koster yang lebih sering menjadi sasaran kemarahan pastor ketika membaca tulisan pada salib tersebut bergumam,"ah..yang benar saja pastor". Sang koster ini sangat tahu sifat pastor yang suka marah-marah itu. Biar kesalahan sekecil apa pun yg dilakukan oleh koster, pasti buntutnya adalah kena marah dari pastor dengan suara tinggi. Suara khas jika ia marah. 

Keesokan harinya pada hari sabtu sang koster mencobai pastor dengan melakukan sebuah kesalahan. Sang pastor diam saja. Tidak marah. Mengetahui kesalahan pertama yang ia lakukan di hari sabtu itu ternyata tidak mendapat reaksi marah-marah dari pastor maka ia terus mencobai pastor dengan beberapa kesalahan lagi. Namun lagi-lagi sang pastor tetap memilih diam tanpa marah. 

Tak berhenti mencobai pastor, besoknya lagi di hari minggu sang koster masih berniat mencobai pastor pemarah itu. Kali ini koster sengaja datang terlambat ke gereja. Pada hal beberapa tugas yang mestinya ia kerjakan masih terabaikan. Umat yang hendak mengikuti perayaan Minggu Paskah sudah sangat banyak. Beberapa saat lagi seharusnya misa dimulai namun sang koster belum menampakan "batang hidungnya". Mengetahui hal tersebut maka sang pastor mulai naik pitam.Tak lama munculah sang koster. Begitu sang koster muncul di hadapan pastor, maka kemarahan pastor tersebut "kambuh" lagi. Sang pastor memarahi koster lagi. Walau pun dimarahi, sang koster tetap tenang. Dia berusaha melakukan tugasnya lalu misa pun dimulai. 

Saat misa berlangsung, sang koster bergegas menuju tempat dikuburkannya kemarahan pastor pemarah itu. Diambilkan sebuah spidol, si koster menambahkan tulisan di salib "kubur kemarahan" pastor. Pada salib tersebut tertulis, RIP. Di sini terkubur kemarahanku. Sang koster menambahkan tulisan begini : Dan pada hari ketiga dia pun bangkit. heheheheheh. Selamat pesta paskah 2017

Komentar