Rahasia Sehat Dibalik Kapuk Randu

Buah kapuk randu yang sering digunakan sebagai bahan pembuat kasur (foto : google image)
Tanaman yang satu ini menyimpan sejuta manfaat untuk kesehatan. Namanya kapuk randu. Kapuk randu adalah sejenis tanaman daerah tropis. Tanaman ini mungkin agak jarang ditemukan di daerah perkotaan. Namun ketika anda ke wilayah pedesaan, banyak pohon kapuk yang akan anda jumpai di sana.
Wikipedia menyebut kapuk randu atau kapuk (Ceiba pentandra) adalah pohon tropis yang tergolong ordo Malvales dan famili Malvaceae (sebelumnya dikelompokkan ke dalam famili terpisah Bombacaceae), berasal dari bagian utara dari Amerika Selatan, Amerika Tengah dan Karibia, dan (untuk varitas C. pentandra var. guineensis) berasal dari sebelah barat Afrika. Kata "kapuk" atau "kapok" juga digunakan untuk menyebut serat yang dihasilkan dari bijinya. Pohon ini juga dikenal sebagai kapas Jawa atau kapok Jawa, atau pohon kapas-sutra. Juga disebut sebagai Ceiba, nama genusnya, yang merupakan simbol suci dalam mitologi bangsa Maya.
Pohon ini tumbuh hingga setinggi 60-70 m dan dapat memiliki batang pohon yang cukup besar hingga mencapai diameter 3 m.
Pohon ini banyak ditanam di Asia, terutama di pulau Jawa, Malaysia, Filipina, dan Amerika Selatan. Di Bogor terdapat jalan yang di sepanjang tepinya dinaungi pohon kapuk. Pada saat buahnya merekah suasana di jalanan menyerupai hujan salju karena serat kapuk yang putih beterbangan di udara.
kapuk merupakan pohon dengan tinggi 70,. akar menyebar hozontal, dipermukaan tanah. batang atau dengan tampa cabang, kadang-kadang berduru. kapuk tumbuh bagus pada ketinggian (https://id.wikipedia.org/wiki/Kapuk_randu)
Kapuk Randu (Foto : google image)


Ada juga yang memanfaatkan batangnya untuk papan. Selain itu, mungkin diantara kita banyak yang belum tahu jika tanaman kapuk bisa dijadikan herbal untuk mengatasi masalah kesehatan. Beberapa gangguan kesehatan seperti batuk, pilek, hidung tersumbat, panas dalam dan bau mulut akan minggat jika kita mengonsumsi herbal kulit kapuk. Ketika saya mencoba search di om google, belum ada penelitian ilmiah yang mengafirmasi herbal kulit kapuk untuk mengatasi problem kesehatan seperti yang saya utarakan di atas. Namun beranjak dari pengalaman, ada baiknya saya membagikan informasi penting ini. Siapa tau bermanfaat untuk kesehatan anda.
Suatu ketika, anak bayi saya berusia 7 bulan menderita batuk. Batuk kering yang menurut saya sangat menyiksa. Saat itu seorang sahabat saya menyarankan agar saya menggunakan herbal kulit kapuk untuk mengatasi batuk yang diderita bayi saya tersebut. caranya adalah dengan merebus beberapa potong kulit kapuk randu dengan air seukuran sebotol air mineral. Saya melakukannya sebagaimana yang disarankan teman tersebut. Saat itu saya mengambil 10 potong kulit kapuk direbus dengan air seukuran sebotol (besar) air mineral. Setelah direbus, didinginkan dan selanjutnya diminum. Karena bayi saya belum bisa minum dari gelas  maka saya menggunakan bantuan senduk. Herbal tersebut diminum sebagai pengganti air putih. Jadi selama mengonsumi herbal ini, air putih tidak perlu diminum.
Ternyata hasilnya luar biasa. Selama meminum ramuan herbal tersebut saat siang hari, ketika malam harinya batuk pun reda. Pada hal sebelumnya selama 3 hari bayi saya tidak berhenti batuk.
Kemudian saat saya terserang flu dan batuk, ramuan herbal dari kulit kapuk tersebut pun saya konsumsi. Puji Tuhan, flu dan batuk minggat.

Komentar