Belajar dan Menjadi Pintar Saja Tidaklah Cukup





Belajar dan menjadi pintar saja tidaklah cukup. Generasi muda Indonesia juga harus menyadari ancaman dari penyalahgunaan narkoba dan tindak kekerasan. Percuma anak-anak pintar, percuma anak-anak pandai, kalau sudah terjerat narkoba. Semua jadi tidak ada artinya. Semua menjadi nol.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo di depan pelajar-pelajar di Kota Sorong yang menghadiri seminar “Bersatu Lawan Narkoba, Pornografi dan Kekerasan” di Graha Lux ex Oriente, Sorong Barat, pada hari ketiga kunjungan kerjanya di Tanah Papua.

"Narkoba dan perilaku kekerasan dapat merusak generasi muda Indonesia yang akan muncul sebagai pemimpin-pemimpin baru bangsa ini di masa mendatang. Dalam 20 hingga 30 tahun ke depan, generasi muda saat inilah yang akan duduk di pemerintahan daerah seperti bupati, wali kota, dan gubernur. Bahkan, bukan mustahil menjadi orang nomor satu negeri ini," tulis Joko Widodo dalam fanspage facebook Presiden Joko Widodo.

Sebelum berbicara di seminar ini, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara mengunjungi TK Theresia di Kota Sorong, melihat proses belajar pendidikan anak usia dini (PAUD).

Foto : Biro Pers Setpres

Komentar