Contoh Deskripsi Penelitian dan Publikasi Pada Ujian Portofolio PPG Daljab 2021

Oleh Yohanes Peu, S.Pd

Guru di Kota Kupang, NTT


 

 

Ujian kinerja merupakan salah satu jenis ujian pada pendidikan profesi guru tahun 2021. Ujian kinerja atau UKIN ini terbagi menjadi ujian portofolio dan ujian praktik pembelajaran. Untuk ujian portofolio, setiap peserta mesti menyiapkan berkas-berkas pendukung untuk 5 komponen dalam ujian tersebut yakni penelitian dan publikasi, refleksi diri, pencaraian informasi baru, menghasilkan inovasi, prestasi yang pernah dicapai, dan pengabdian yang telah dilakukan. Setiap komponen ini dideskripsikan seperti apa saja kegiatan yang telah dilakukan disertakan bukti berupa berkas-berkas pendukung ssbagaimana yang ada pada deskrips. Misalnya, ketika anda mendeskripsikan bahwa anda melakukan publikasi pada jurnal ilmiah maka bukti bahwa tulisan anda dimuat dijurnal harus disertakan dalam komponen tersebut. 

 

Berikut ini saya memberikan contoh deskripsi pada Kegiatan Penelitian dan Publikasi :

 

 

Di Indonesia kini, guru dipandang sebagai masyarakat ilmiah. Budaya ilmiah seperti menulis dan meneliti menjalar sampai ke ruang profesi guru dan sudah menjadi suatu keharusan. Olehnya, menjadi kewajiban mutlak bagi guru untuk terlibat aktif dalam rutinitas ilmiah yang mana guru harus mempunyai kemampuan ilmiah dan profesional termasuk salah satunya adalah melakukan penelitian dan publikasi ilmiah.

 

Dengan penelitian dan publikasi ilmiah, mindset dan cara kerja guru pun akan turut diperbaharui, dari sekadar rutinitas biasa kepada rutinitas ilmiah yang berbasis penelitian dan publikasi. Hal ini tentunya tidak mesti dipandang sekedar sebagai tuntutan regulasi yang mengatur tentang jabatan fungsional guru dan angka kreditnya (Permenpan dan RB nomor 16 tahun 2009), melainkan guru dengan kesadaran penuh menumbuhkan budaya ilmiah yang berdampak pada meningkatnya kualitas pembelajaran.

 

Keberhasilan profesionalisasi dan signifikansi intelektual seorang guru sangat tergantung pada keterbukaannya untuk bergumul dengan persoalan-persoalan konkret yang berkembang di dalam konteks profesinya. Ia akan menghabiskan sebagian besar kompetensi yang dimiliki  untuk bergumul dengan tugas – tugas profesinya. Dalam pergumulan inilah ia mesti menggali pengetahuan dari berbagai sumber informasi (membaca buku, koran, majalah, jurnal ilmiah, dsb) yang relevan untuk mengatasi beraneka persoalan konkret yang menggerogoti ‘lahan’ profesinya. Berbekal informasi dan pengetahuan yang diperoleh tersebut, dapat ia refleksikan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak yang cerdas.

 

Aktivitas berpikir dan bertindak ini termasuk di dalamnya adalah meneliti, menulis hasil penelitiannya dan memublikasikannya. Aktivitas semacam ini berdampak langsung terhadap peningkatan kemampuan intektual yang turut berkontribusi dalam pematangan profesionalisme. Dan ini mesti dilakukan secara terus menerus atau yang dikenal dengan pengembangan profesionalisme berkelanjutan.

 

Sebagai seorang guru, saya mesti selalu mengembangkan dan meningkatkan kompetensi sebagai seorang profesional dalam hal melakukan penelitian dan publikasi. Selama menekuni profesi guru, saya telah melakukan publikasi ilmiah baik di tingkat sekolah maupun melalui media massa. Pada periode tiga tahun terakhir, saya telah menghasilkan beberapa publikasi antara lain :

 

1. Karya ilmiah (best practice) yang telah diseminarkan di sekolah berjudul “Mengefektifkan Globe Sebagai Media Pembelajaran dalam Menghitung Perbedaan Waktu di Indonesia dan di Dunia.

2. Makalah tinjauan ilmiah yang telah diseminarkan di sekolah berjudul Membuat Tulisan Ilmiah Populer di Media Massa untuk Pengembangan Profesi Guru.

3. Makalah Tinjauan Ilmiah Berjudul  “Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Pembelajaran Apresiasi dan KREASI Sastra Anak di Sekolah Dasar

4. Tulisan ilmiah popular di media masa tingkat provinsi berjudul "Gunakan TPG Secara Bijak dan Tepat"

5. Tulisan ilmiah popular di media masa tingkat provinsi berjudul "Jalan Sesat Dunia Kepenulisan Guru"

6. Tulisan ilmiah popular di media masa tingkat provinsi berjudul "Jurnal Ilmiah, Agenda Pendidikan yang Terlupakan"

7. Tulisan Ilmiah popular di media massa tingkat provinsi berjudul "Menghormati Profesi Guru".

 

Demikianlah beberapa publikasi yang pernah saya lakukan. Semoga dapat dipertimbangkan.

 

Setiap publikasi yang disebutkan dalam deskripsi tersebut wajib menunjukkan bukti otentik, misalnya ketika anda menyebut bahwa anda menulis di koran maka bukti berupa foto tulisan anda di koran wajib dimasukan ke dalam komponen tersebut. 

Komentar