Humor Dewasa : Daging yang Selalu Memberontak Kuat


Hasil gambar untuk purel" google images

Selain sebagai guru, saya juga melakukan pekerjaan sampingan sebagai sopir taksi online. Bermodal sebuah mobil yang saya beli pertengahan tahun 2017. Sekitar pertengah tahun 2018 saya mulai menekuni pekerjaan sampingan sebagai sopir taksi online. Seingat saya, di bulan Mei 2018, saya memulai pekerjaan sampingan yang satu ini. Sepulang dari sekolah, saya menekuninya dengan senang hati. Kadang memulainya di waktu siang, kadang sore hingga malam. Hasilnya pun lumayan. Bisa tambah-tambah untuk keperluan dapur rumah tangga.

Beragam pengalaman dengan penumpang saya dapatkan melalui aktivitas sampingan yang satu ini. Mengobrol ngalur ngidul dengan penumpang tentang berbagai topik. Namun ada pula penumpang yang hanya memilih diam selama perjalanan. Diajak ngobrol pun dijawab sekenanya saja.


Latar profesi dan pekerjaan penumpang pun beragam, mulai dari pegawai kantoran, kontraktor, wiraswasta, guru, anak sekolah, ibu rumah tangga, dan bahkan sampai ada wanita malam (purel) yang bekerja di tempat-tempat hiburan malam.

Suatu ketika, handphone saya bergetar pertanda ada orderan masuk yang harus saya terima. Saya terima orderan tersebut. Tanpa menunggu lama, saya langsung bergegas, tancap gas menuju lokasi penjemputan sebagaimana yang tertera di aplikasi driver. Tiba di lokasi dalam durasi waktu kurang lebih dua menit karena memang jaraknya tidak jauh.

Masuklah mereka ke taksi saya. Mereka ada lima orang. Saya tidak tau siapa mereka. Tampang mereka cantik jelita. Manis-manis seperti artis. Biasanya mereka berangkat kerja di atas jam 11 malam. Saya tau itu, karena beberapa kali mereka menumpang taksi saya. Ketika membuka pintu mobil, aroma khas parfum mereka menebar ke mobil.

Ah, sebetulnya saya tidak perlu tau siapa mereka. Hak mereka sama seperti semua penumpang yang masuk ke taksi saya. Saya tidak perlu tahu urusan mereka, pekerjaan seperti apa yg mereka lakukan di pub-pub malam. Barangkali juga saya tidak berhak tahu. Meskipun banyak hal yang juga saya tahu sebagai seorang driver taksi online. 

Ah sudahlah. Mencium aroma parfum saja sudah cukup. Walau sempat membuat pikiran saya menjadi liar. Tapi saya cukupkan keliaran itu bertahan hanya dalam pikiran. Tidak terejawantah. Biarkan dia menggelantung di langit asa, tanpa harus membumi dalam tindak nyata. 

Ini karena ketika berhadapan dengan stuasi dan kondisi (sikon) yang penuh cobaan seperti ini, saya selalu mendaraskan doa : Tuhan, ambilah cawan ini dari padaku. Sesungguhnya daging (tubuh) ini lemah. Tetapi ada satu daging di tubuh ini yang selalu memberontak kuat. Daging apakah itu? heheheh

Komentar